Tagar #BoikotIndosat menggema di twitter, ini reaksi Indosat

Berawal dari seorang karyawan Indosat yang memposting tanggapan atau (bisa dibilang) kekecewaannya kepada pemerintah, banyak netizen yang bertanya dan banyak pula yang mendesak CEO Indosat dengan melakukan mention langsung ke akun twitter @alexanderrusli.

“Sebagai perusahaan kami tdk tolerate sama sekali pegawai yang anti NKRI,” jawab Alexander melalui akun twitternya pada Jumat (2/6).

“Bukan hoax Pak. Langkah sudah diambil. Spt yg disampaikan terpisah kami tdk tolerir staf yg terbukti tdk sejalan dgn negara dan pemerintah,” jawab Alexander melalui akun @alexanderrusli pada Sabtu (3/6/2017) kemarin.

Namun karena jawaban akhir dari CEO Indosat ini, diskusi panas meliar dan berlanjut. Banyak yang tidak setuju dan kecewa dengan jawaban dari Alexander tersebut. Dan puncaknya terjadilah gema tagar BoikotIndosat di twitter yang mengajak masyarakat luas melakukan boikot pada operator kuning ini.

Akhirnya sebagai klarifikasi dari hal yang terjadi dan untuk meredam tagar BoikotIndosat agar tidak terus menggema, Indosat Ooredoo akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi dan mempostingnya pada website resmi Indosat. Begini bunyi pernyataan resmi Indosat yang TeknoLoGue kutip dari sumbernya:

 

Pernyataan Indosat Ooredoo terkait Penyampaian Pendapat secara Bijaksana

Indosat Ooredoo adalah perusahaan yang selalu mentaati seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Secara internal perusahaan juga konsisten menerapkan good corporate governance di dalam kegiatan bisnisnya.

Indosat Ooredoo berdiri di Indonesia untuk memberikan layanan kepada masyarakat dan mendukung pemerintah Republik Indonesia dalam melakukan pembangunannya melalui medium teknologi dan komunikasi sesuai dengan UUD 45, Pancasila dan hukum serta perundangan yang berlaku.

Perusahaan menghargai hak setiap pegawai dalam berpendapat, maupun menyalurkan aspirasi politik. Setiap pendapat pribadi dan aspirasi politik pegawai, merupakan tanggung jawab dan hak pribadi masing-masing, termasuk pengungkapan dan penyebarannya di sosial media namun patut diketahui bahwa hal tersebut harus sesuai dengan etika, peraturan dan perundangan yang berlaku serta mendukung persatuan masyarakat dan berbangsa

Penyampaian pendapat dan aspirasi politik oleh pegawai Indosat Ooredoo di sosial media, merupakan hak dan tanggungjawab individu bersangkutan, serta TIDAK ada kaitannya dengan sikap perusahaan. Indosat Ooredoo memiliki mekanisme internal yang secara tegas menghimbau seluruh pegawai agar senantiasa bijak dalam menggunakan sosial media.

Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang merupakan pedoman internal perusahaan secara tegas melarang pegawai untuk menyebarkan konten atau informasi yang bersifat provokatif atau menghasut. Pegawai Indosat Ooredoo juga tidak diperbolehkan mengatasnamakan perusahaan dan memakai atribut perusahaan dalam bentuk apapun saat mengemukakan opini pribadi di sosial media, maupun pada saat melakukan kegiatan politik.

Perusahaan juga secara aktif dan berkala mengingatkan pegawainya terhadap peraturan-peraturan dan himbauan perusahaan terkait hal ini.

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *