Teradata perkenalkan Open Source Kylo untuk manajemen lautan data

Pada hari Kamis 3 Agustus kemarin, Teradata (NYSE: TDC) memperkenalkan produk solusi terbarunya untuk pelaku bisnis dan corporate di Indonesia. Produk solusi ini merupakan Open Source platform yang akan mempermudah klien mereka dalam mengelola aliran data, Kylo.

Kylo sendiri merupakan platform open source yang dibangun oleh Teradata menggunakan kemampuan open source terbaru seperti Apache®, Hadoop®, Apache Spark™, dan Apache NiFi™. Dan ditawarkan dibawah lisensi APache 2.0.

Menurut Stepan Korec yang menjabat sebagai Regional Service Director Think Big Analytics, perusahaan Teradata, solusi terbaru ini dapat diterapkan dengan mudah dan fleksibel tergantung dari kebutuhan. Pengguna juga memiliki kebebasan untuk bereksperimen dengannya.

Kylo merupakan kunci efisiensi perusahaan dalam mengelola aliran data, karena platform ini mampu menangani lebih dari 150 aktivitas lautan data. Karena proyek pengelolaan data merupakan hal yang cukup rumit dan membutuhkan dana yang tidak sedikit. Platform ini akan membantu perusahaan mengatasi masalah dan tantangan yang sering dihadapi dalam mengelola aliran data seperti:

  • minimnya keterampilan engineer dan admin perangkat lunak
  • mempelajari dan penerapan praktek-praktek terbaik terkait pengelolaan aliran data
  • memudahkan dan mendorong adopsi lautan data bagi karyawan yang tidak memiliki latar belakang engineer

Sehingga diharapkan dengan menerapkan Kylo, perusakaan nantinya akan dapat menghemat anggaran dan memiliki lini pendapata lainnya dari pengelolaan aliran data mereka sendiri.

Selain itu, Teradata mengklaim bahwa dengan memanfaatkan Kylo, proses analisa data dapat dilakukan dengan lebih cepat. Platform open source ini mampu menambahkan set data baru hanya dalam hitungan jam, jauh lebih cepat dibandingkan sistem konvensional yang butuh waktu mingguan.

Pada saat yang sama, Teradata juga mengundang dua pelanggan terbesar di Indonesia untuk berbagi informasi dan pengalaman dalam pengelolaan lautan data perusahaan. Yang satu mewakili perusahaan terbesar dalam industri telekomunikasi, Teklomsel. Sementara yang lainnya merupakan pemimpin dalam industri perbankan, Bank Mandiri.

“Setiap industri tentu mempunyai size data yang berbeda-beda. Telkomsel telah menggunakan solusi dari Teradata sejak 2009. Dari data yang diproses memungkinkan kami untuk ambil keputusan yang tepat. Sehingga, deliver ke pelanggan bisa lebih tepat dan optimal,” tutur Metra Cahya Utama VP Digital Enablement Telkomsel.

Menurut Metra, setiap kebijakan yang diambil perusahaan selalu berdasarka analisa data. Dan solusi dari Teradata sangat membantu dalam prosesnya.

Sama halnya dengan Bank Mandiri, Mohammad Guntur VP Enterprise Data Management Bank Mandiri mengungkapkan bahwa perusahaan selalu melihat dan menganalisa terlebih dahulu data-data melalui platform yang disediakan Teradata sebelum menerapkan kebijakan baru.

“Platform pengelolaan data sangat membantu kami dalam setiap pengambilan keputusan yang strategis. Kami bangga, karena bisa bekerjasama dengan Teradata dalam memberikan solusi yang kami butuhkan,” tutup Guntur.

Untuk mengakses informasi lebih lengkap mengenai Kylo, Anda dapat mengunjungi www.kylo.io

 

 

 

 

Share This:

One thought on “Teradata perkenalkan Open Source Kylo untuk manajemen lautan data

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *