Ngobrol Bareng Dell dan Microsoft: Malu Kalau Palsu

Siapa yang tidak tahu dengan Microsoft? Perusahaan raksasa yang produknya digunakan hampir semua pengguna komputer di seluruh penjuru dunia. Dan masih ingat dengan Dell? Produsen asli dari Amerika yang memproduksi perangkat komputer meja, laptop dan juga server ini menggandeng Microsoft sebagai partner strategis. Kerjasama di Indonesia sendiri melalui pre-install Microsoft Windows di setiap lini pproduk yang Dell jual.

Dan pada sebuah kesempatan, TeknoLoGue diajak untuk berdiskusi tentang pentingnya menggunakan software original bersama Microsoft, Dell, @Seggario dan banyak blogger tekno di Jabodetabek. Event sendiri berlangsung di Tanamera, Kebayoran Baru pada 15 Desember kemarin.

Pada acara yang bertajuk #MaluKalauPalsu ini hadir Pak Jonie Lie yang mewakili Microsoft, Pak William Hartoyo mewakili Dell Indonesia, dan Ario Pramono seorang tekno blogger dan youtuber yang biasa dikenal dengan akun sosial medianya @sheggario.

Ngobrol Bareng Dell Dan Microsoft: Malu Kalau Palsu
Wiliam Hartoyo perwakilan Microsoft di event #MaluKalauPalsu

Dell dan Microsoft menyelenggarakan diskusi ini berdasarkan fakta bahwa kesadaran pentingnya menggunakan software original di Indonesia masih rendah. Masih banyak pelaku-pelaku bisnis jual beli software bajakan yang mudah ditemui di pusat-pusat perbelanjaan elektronik dan komputer di Indonesia. Padahal walaupun ditawarkan dengan harga yang jauh lebih murah, atau bahkan gratis, penggunaan software bajakan sangat berbahaya bagi keamanan baik data maupun perangkat pengguna. Tidak sedikit pelaku pembajak software yang menyisipkan program-program jahat pada software bajakan yang mereka edarkan.

William Hrtoyo sebagai perwakilan dari Microsoft Indonesia di acara #MaluKalauPalsu - Ngobrol Bareng Dell Dan Microsoft: Malu Kalau Palsu
Joni Lie sebagai perwakilan dari DELL di acara #MaluKalauPalsu

Di waktu yang sama, Dell juga memamerkan sederetan perangkat seperti laptop gaming DELL Inspiron 15 7000 Gaming (7577), kemudian ultrabook dengan performa tinggi seperti DELL XPS 13 (9360) , DELL XPS 13 2-in-1 (9365), dan beberapa perangkat komputasi menarik lainnya. Dell juga menegaskan bahwa setiap produk yang dijual sudah pre-install Windows original/resmi. Kebijakan ini diambil karena tidak sedikit penyelenggara distribusi atau seller nakal yang mencoba menjual perangkat dan software secara terpisah untuk keuntungan pribadi, dimana biasanya perangkat akan ditawarkan dengan software bajakan yang sudah terpasang.

Perangkat Dell yang dipamerkan di event #MaluKalauPalsu - Ngobrol Bareng Dell Dan Microsoft: Malu Kalau Palsu
Perangkat Dell yang dipamerkan di event #MaluKalauPalsu

Hal ini tentu sangat berbahaya, dan sangat merugikan bagi konsumen. Karena menurut penelitian di 11 negara, sekitar 61% pengguna komputer dengan software bajakan sudah tersusupi program jahat seperti malware atau juga virus. Tentunya hal ini dapat menimbulkan resiko terjadinya kejahatan cyber dimana penjahat2 pembuat program jahat tersebut mencuri data-data pribadi, atau data perbankan yang bisa menimbulkan kerugian baik materi maupun psikologi. Masih berani pakai bajakan?

Kesimpulannya, penggunaan software asli atau software original akan memberikan beberapa keuntung kepada penggunanya sebagai berikut:

  • mendapatkan update software, fitur dan keamanan
  • mengurangi resiko terserang malware dan virus jahat, karena keamanan yang selalu terupdate
  • bebas menggunakan berbagai fitur pada software asli, karena pada software bajakan biasanya beberapa fitur premium dikunci
  • memberikan efisiensi dan produktifitas lebih, dan selalu terjaga karena performa perangkat tetap terjaga

Pada acara ini Ario Pramono juga berbagi tips dalam membangun sebuah konten yang baik dan menarik. Menurutnya dalam persepsi content creator, saat ini sudah tidak ada lagi sebuah konten yang bisa disebut sebagai konten original. Karena saat ini menurutnya originalitas sebuah konten sudah overrated saat ini. Karena setiap pembuat konten memiliki tokoh-tokoh ideal yang dijadikan patokan, yang gaya dan caranya di”tiru”. Namun content creator dapat membuat konten yang otentik, yang terlihat dan terasa berbeda, dengan menambahkan atau mencampur gayanya sendiri dalam membuat konten.

Sebagai contoh, kamu bisa membuat sebuah konten teknologi dengan gaya penulisan dan sudut pandang meniru @sheggario, namun pasti hasilnya akan berbeda karena tercampur dengan gaya dan pembawaan kamu yang berbeda dari Mas Ario. Dan perlahan, karena semua hal butuh proses, karya kamu akan memiliki gaya atau karakter sendiri yang membedakan karya kamu dengan orang lain. Dan orang lain akan dengan mudah mengenali bahwa itu karya milikmu.

Jadi… Kapan kamu akan memulai? Buat konten yang otentik sesuai gaya kamu. Viralkan pada dunia! Dan jangan lupa menggunakan peranti keras dan peranti lunak yang asli, yang original. Karena Saya dan kamu pasti #MaluKalauPalsu

#malukalaupalsu - Ngobrol Bareng Dell Dan Microsoft: Malu Kalau Palsu

 

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *