samsung exynos

Samsung Exynos akan dipakai untuk Oppo, Xiaomi dan Vivo

Samsung Exynos yang merupakan chipset buatan Samsung yang saat ini hanya dipakai pada perangkat buatan Samsung saja kedepannya akan dipakai juga pada ponsel Oppo, Xiaomi, dan Vivo. Hal tersebut berdasarkan dari kutipan Business Korea pada Rabu 4/11/2020 Samsung LSI divisi bagian chip Exynos, berharap bisa memasok chip ini ke sejumlah vendor smartphone lainnya seperti Oppo dan Xiaomi pada 2021 mendatang termasuk Vivo. Selain itu diberitakan juga bahwa tujuan Xiaomi dan Oppo menggunakan Samsung Exynos ini untuk memperluas varian smartphone mereka karena berkembangnya produksi smartphone secara global.

Dikatakan bahwa chipset ini akan dipasang di sejumlah seri smartphone dikelas masing-masing mulai dari kelas menengah dan flagship pada Oppo, Xiaomi dan Vivo. Chips ini bukan dari varian flagshipnya Exynos tapi Exynos versi murah untuk ponsel menengah kebawah yang nantinya akan dipakai pada ponsel Oppo, Xiaomi, dan Vivo yang bisa dijual dengan harga terjangkau.

Sebenarnya Vivo sendiri sudah menggunakan chipset Exynos 980 dan chipset Exynos 880 dibeberapa smartphone mereka seperti pada Vivo Y70s.

Samsung sendiri juga akan merilis varian chipset terbarunya yaitu Exynos 1080 pada 12 November 2020 mendatang di Cina. Seperti yang dikutip dari Android Authority rabu 4/11/2020 bahwa Samsung Exynos ini sudah mendukung CPU Cortex-A78 terbaru dan GPU Mali-G78.

Dalam hal produksi Chipset, Samsung berada di posisi ke 4 dibawah Qualcomm, MediaTek dan HiSilicon. Tampaknya Samsung akan mengambil alih posisi HiSilicon dengan cara bekerjasama pada beberapa vendor dalam hal penjualan Chipset juga memberikan harga yang kompetitif untuk chipset Exynos ini kepada vendornya seperti yang Samsung LSI lakukan sekarang.

Seperti yang diberitakan juga bahwa Samsung LSI akan mengurangi jumlah chip Exynos ke ponsel galaxy Samsung dengan alasan margin yang terlalu kecil.

Banyak smartphone yang mempunyai Chipset buatan sendiri seperti Apple dengan chip A series, Huawei dengan kirin HiSiliconnya tapi banyak juga smartphone lain yang belum memiliki chipset buatan sendiri. Untuk ini mungkin Samsung membaca peta bisnis ini dan melakukan penjualan chipset buatan sendirinya ke vendor2 lain yang belum memproduksi chipset sendiri agar chipset buatan Samsung ini bisa bersaing dengan Qualcomm dan MediaTek

Share This:

Related Posts

Leave a Reply