grab toko

Penipuan Grab Toko Ternyata Oleh Pendirinya

Kelanjutan kabar tentang Grab Toko yang katanya tertipu oleh investor, kini mulai terkuak. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri bertindak cepat dalam mengungkap kasus penipuan dalam transaksi elektronik di Jakarta. Ternyata sang pemilik Grab Toko yaitu Yudha Manggala Putra yang menjadi tersangka kasus penipuan ini.

Ditangkap di Kebayoran Baru pada 9 Januari 2021 sekitar pukul 20.00 WIB dan dijerat dengan Pasal 28 ayat 1 juncto Pasal 45A ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 82 dan/atau Pasal 85 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana dengan ancaman maksimal 6 tahun penjara.

Baca : Grab Toko Penipu atau Tertipu?

Yudha melakukan penipuan terhadap 980 pelanggan dengan total kerugian sekitar 17 Milyar. Modus menawarkan harga barang murah. Namun, setelah dipesan barang tak kunjung datang. Memberikan promo sebesar 90 persen dari harga asli. Sebagai contoh harga iPHone 12 dibanderol dengan harga Rp 5 Juta, Poco X3 NFC dijual dengan harga 1 jutaan.

Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Slamet Uliandri lewat keterangannya mengatakan bahwa tersangka mengalihkan dana pelanggan ke cryptocurrency yang merupakan mata uang digital seperti Bitcoin.

Baca : Oppo Reno5 Sudah Bisa Dibeli Hari Ini

Memang diawal sebelum kasus ini terbongkar, ada beberapa kejanggalan dalam operasional di platform belanja online ini, diantaranya domain internet yang diproteksi, umur domain baru 39 hari, CMS memakai platform WordPress, kantor pusat yang berada di co-working space, hingga pembayaran melalui rekening bank. Yudha juga mempekerjakan enam orang pegawai yang bertugas untuk meminta tambahan waktu pengiriman barang, apabila ada konsumen yang bertanya mengapa pesanannya tidak kunjung dikirim

Share This:

Related Posts

Leave a Reply