chromeOS

Dimasa pandemi ini, pasar komputer tentu banyak diserbu oleh pengguna. Hampir setahun sudah pandemi membuat kegiatan banyak dilakukan dirumah mulai dari bekerja work from home, meeting, sampai school from home. Untuk melakukan hal tersebut tentulah membutuhkan perangkat komputer baik hanya sekedar ponsel, ataupun laptop atau komputer. Komputer ataupun laptop yang digunakan bervariasi mulai dari yang murah hingga mahal, mulai dari komputer berbasis ChromeOS hingga MacOS.

Baca : MacBook Air dan Pro Hadir Di Indonesia, Berikut Harga dan Spesifikasinya

Untuk diketahui, beberapa vendor laptop seperti Acer, Asus, Dell, HP, dan Lenovo memiliki model laptop yang menjalankan sistem operasi ChromeOS selain model lain yang menjalankan Windows. Chromebook sendiri bisa menjadi ancaman laptop Windows di segmen laptop murah.

Menurut laporan terbaru dari firma riset IDC, pangsa pasar komputer Chromebook dengan sistem operasi chromeOS dari google menduduki peringkat kedua menyalip komputer MacOS dari Apple yang menjadi peringkat ketiga. Diperingkat pertama ada laptop windows.

Hal tersebut terjadi pada kuartal-II 2020 sampai kuartal-IV 2020. Pada kuartal-I 2020 MacOS masih unggul dengan pangsa pasar 5,8 persen. Disusul oleh Chromebook yang tidak jauh beda yaitu di 5,3 persen. Tetap unggul untuk wimdowsbook yaitu dengan pangsa pasar 87,5 persen.

IDC hanya merinci pangsa pasar komputer berupa laptop, desktop, dan workstation berdasarkan OS bukan kuantitas pengiriman komputer dengan masing-masing OS.

Pada kuartal-II 2020 pangsa pasar Chromebook menyusul MacOS dengan 10 persen sedangkan pesaingnya naik tapi masih dibawahnya yaitu di 7,6 persen. Sedangkan Windowsbook walaupun tetap memimpin tapi turun menjadi 81,7 persen.

Baca : Clubhouse Aplikasi Jejaring Sosial Berbasis Audio, Bisa Apa Aja?

Dikuartal-III 2020, Windows semakin turun ke angka 78,9 persen tetapi tetap saja mengungguli. Untuk MacOS dan ChromeOS naik masing-masing 8,4 persen dan 11,5 persen pangsa pasar.

Kuartal akhir dari tahun 2020 keduanya tetap mengalami kenaikan diangka 14,4 persen untuk ChromeOS sedangkan MacOS turun menjadi 7,7 persen. Laptop dengan OS Windows turun di 76,7 persen tapi tetap saja mengungguli.

Hal tersebut menjadi prestasi tersendiri buat Chromebook karena mengungguli MacOS tiga kali berturut-turut.

Laporan IDC mencatat kalau pengiriman komputer PC di kuartal akhir tersebut paling besar disepanjang tahun 2020 ditengah kondisi pasar yang terus menurun karena pandemi. Namun IDC tidak menyebut berapa volume PC yang dikirimkan.

Jika dilihat dari year-of-year (yoy) laptop MacOS mengalami penurunan yang paling kecil diantar kedua rivalnya.

Komputer Windows mengalaim penurunan 4,9 poin secara YoY, dari 85,4 persen ke 80,5 persen. Kemudian ChromeOS, turun 4,4 poin, turun dari angka 6,4 peren ke angka 10,8 persen. Sementara MacOS, hanya turun 0,8 poin, dari 6,7 persen ke 7,5 persen secara YoY, dikutip dari Geek Wire, Jumat (19/2/2020).

Baca : Samsung Galaxy F62 Resmi Rilis, Ponsel Flagship Harga Mid-Range

Share This:

Related Posts

2 thoughts on “ChromeOS Lebih Laku Dari MacOS

Leave a Reply