merger dan akuisisi

Merger dan akuisisi secara bertahap menjadi salah satu sarana bagi perusahaan teknologi besar untuk memperoleh inovasi teknologi dan talenta. Hal ini juga memperkuat posisi pasar mereka, terutama untuk industri semikonduktor. Namun, perusahaan sekarang harus menghadapi tentangan keras dari pemerintah untuk merger dan akuisisi. Setiap negara ingin memperkuat rantai pasokannya. Mereka juga ingin memastikan bahwa negara tersebut tidak terpengaruh oleh kekurangan chip inti. Misalnya, jika sebuah perusahaan Amerika membeli perusahaan Swedia, itu berarti produsen semikonduktor Swedia berkurang satu. Tidak ada yang benar-benar menginginkan situasi ini. Dengan demikian, persetujuan merger dan akuisisi di industri semikonduktor semakin ketat.

Baca : Kelangkaan Chip Sampai 2023

Menurut laporan Reuters, NVIDIA dapat meminta persetujuan dari badan antimonopoli Uni Eropa untuk akuisisi ARM senilai $40 miliar pada awal bulan depan. Regulator UE diharapkan untuk meluncurkan tinjauan lengkap setelah penyelidikan awal. Pada September tahun lalu, NVIDIA secara resmi mengumumkan transaksi tersebut. Semula akuisisi tersebut diharapkan selesai pada Maret tahun depan, namun saat ini, transaksi mungkin memakan waktu lebih lama.

Menurut laporan dari BusinessKorea, banyak transaksi di industri semikonduktor sebenarnya telah diblokir oleh regulator. Pada bulan Maret tahun ini, pemerintah Italia menggunakan peraturan “Golden Power” untuk memveto akuisisi Shenzhen Chuangjiang Investment Holdings Co., Ltd. atas perusahaan peralatan semikonduktor Milan, LPE.

Selain itu, China juga telah memveto transaksi semacam itu antara Amerika Serikat dan Eropa. Misalnya, rencana Qualcomm untuk mengakuisisi NXP senilai $44 miliar berakhir pada 2018. Alasan utama kegagalan adalah karena badan pengatur China tidak memberikan persetujuan. Selain itu, akuisisi KKR atas Kokusai Electric Corporation tidak berhasil karena alasan yang sama.

Saat ini, ada beberapa transaksi yang menunggu persetujuan dari regulator China. Kesepakatan $35 miliar antara AMD dan Xilinx serta kesepakatan $21 miliar antara ADI dan Maxim semuanya menunggu persetujuan dari regulator China. Selain itu, akuisisi SK Hynix atas divisi NAND Intel juga menunggu persetujuan dari regulator China. Menurut laporan dari Korea Selatan, saat ini ada “tarik ulur” dalam merger dan akuisisi industri semikonduktor.

Baca : Harga Chips TSMC Naik Lagi

Share This:

Related Posts


Notice: Undefined index: fairy-go-to-top-icon in /home/u2620349/public_html/wp-content/themes/fairy/candidthemes/functions/hook-footer.php on line 15