Exynos

Samsung Bikin Banyak Ponsel Pake Exynos

Meskipun kelangkaan chip masih terjadi, namun persaingan antara produsen pembuat chip makin memanas. Antara Qualcomm, MediaTek dan tak ketinggalan Exynos dari Samsung. Exynos menunjukkan persaingan ketat dengan kedua produsen pembuat chip lainnya dengan merancang chip yang kuat. Samsung telah memutuskan untuk meningkatkan pengiriman prosesor aplikasi Exynos lebih dari dua kali tahun depan.

Baca : Samsung Galaxy S21 FE Rilis Januari, Galaxy S22 Delay

Kini hampir semua vendor smartphone besar sedang mengerjakan chip buatan mereka sendiri untuk mengurangi ketergantungan pada yang lain sehingga mengurangi ongkos produksi. Dilaporkan dari ETNews 20 persen dari ponsel Samsung Galaxy kini menggunakan Exynos sebagai chipsetnya. Pada tahun 2019 mencapai 10 persen. Oleh karena itu produsen asal Korea Selatan ini meningkatkan jumlah ponsel yang ditenagai Exynos. Selain model Galaxy, vendor smartphone lain seperti Vivo dan Meizu juga menggunakan SoC Exynos.

Meskipun banyak pengguna yang mengeluh dengan kinerja dari Exynos yang lemah, efisiensi rendah, dan panas yang tinggi namun hasil BenchMark membuktikan sebaliknya. Samsung juga telah memperbaiki kekurangan chipnya ini dengan merangkul inti CPU Arm dan bekerjasama dengan AMD serta membuat GPU seluler. Hasilnya, kinerja SoC kelas atas dan menengah telah meningkat secara nyata. Bahkan masalah 5G dan panas yang tinggi juga telah teratasi. Jadi kemungkinan ponsel generasi berikutnya yang memakai chip Exynos ini bakal lebih baik dari sekarang.

Menurut kabar dari GizChina, Exynos 2200 akan memasuki pasar dengan Galaxy S22 kelas atas yang akan memakainya. Exynos 2200 yang ditenagai AMD Samsung menggunakan proses 5nm. Versi yang akan muncul di Galaxy S22 Ultra akan memiliki satu inti Cortex X2 dengan clock 2.9GHz, tiga core tingkat menengah dengan clock 2.8GHz, dan empat core kecil yang berjalan pada 2.2GHz. GPU memiliki frekuensi 1250MHz.

Samsung berencana memberi daya pada sekitar 50 hingga 60 persen smartphone dengan chip buatannya. Pabrikan sudah mulai memperluas fasilitas untuk komponen terkait dan mitranya juga berencana meningkatkan investasi untuk memfasilitasi target.

Selain itu, Samsung juga serius memikirkan untuk meningkatkan total pengiriman smartphone sebesar 50 hingga 60 juta unit menjadi 320 juta unit mulai tahun ini. Smartphone layar lipatnya laris manis. Jadi mungkin bakal banyak ponsel dari kategori ini yang akan dibuat.

Baca : Desain Dari Samsung Galaxy S22 Ultra Terungkap

Share This:

Related Posts